$type=ticker$clm=0$cm=0$au=0$snippet=hide$cate=0$date=0$rm=0$

$type=grid$clm=0$cm=0$au=0$snippet=hide$cate=0$date=0$rm=0$count=5$hide=phone$show=home

$type=slider$clm=0$cm=0$au=0$snippet=hide$cate=0$date=0$rm=0$count=5$show=/label/Pojok

$type=slider$clm=0$cm=0$au=0$snippet=hide$cate=0$date=0$rm=0$count=5$show=/label/Advertorial

$type=slider$clm=0$cm=0$au=0$snippet=hide$cate=0$date=0$rm=0$count=5$show=/label/Ragam

$type=slider$clm=0$cm=0$au=0$snippet=hide$cate=0$date=0$rm=0$count=5$show=/label/Potret

$type=slider$clm=0$cm=0$au=0$snippet=hide$cate=0$date=0$rm=0$count=5$show=/label/Islam

$type=slider$clm=0$cm=0$au=0$snippet=hide$cate=0$date=0$rm=0$count=5$show=/label/Internasional

$type=slider$clm=0$cm=0$au=0$snippet=hide$cate=0$date=0$rm=0$count=5$show=/label/Banten

$type=slider$clm=0$cm=0$au=0$snippet=hide$cate=0$date=0$rm=0$count=5$show=/label/Tangerang%20Raya

$type=slider$clm=0$cm=0$au=0$snippet=hide$cate=0$date=0$rm=0$count=5$show=/label/Berita

$type=slider$clm=0$cm=0$au=0$snippet=hide$cate=0$date=0$rm=0$count=5$show=phone-home

$type=slider$clm=0$cm=0$au=0$snippet=hide$cate=0$date=0$rm=0$count=5$show=/label/Nasional

Pengamat : Kasus Kematian Siyoso oleh Densus 88 adalah Kejahatan Tingkat Tinggi

Pengurus Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah, Mustofa B. Nahrawardaya : suara-islam.com Daily Tangerang - Kematian Siyono (39)...

Pengurus Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah, Mustofa B. Nahrawardaya : suara-islam.com
Daily Tangerang - Kematian Siyono (39), warga Dusun Brengkungan, Desa Pogung, Kecamatan Cawas, Klaten yang tewas saat ditangkap pasukan Densus 88 jelas menyisakan banyak pertanyaan. Penyebab kematian korban dianggap perlu segera diusut.
 
Menurut pengamat terorisme, Mustofa B Nahrawardaya, berdasarkan saksi di TKP, korban dijemput paksa oleh Densus 88 pada Selasa (08/03) dalam kondisi sehat wal afiat tanpa sakit tanpa luka. Korban dijemput setelah Shalat Maghrib di Mesjid dekat rumah. 
 
Polisi lalu menyampaikan keterangan resmi bila korban telah tewas. Alasan korban tewas, menurut Karo Penmas Polri Brigjen Agus Rianto, adalah karena kelelahan setelah berkelahi dengan Densus 88 di dalam mobil.
 
Tentu saya tidak mudah percaya dengan perubahan karakter Densus 88 yang tiba-tiba menjadi tidak ganas. Selama ini, semua orang juga tahu akan keganasan Densus 88 saat bekerja. Tidak ada ceritanya, ada terduga yang dapat lolos dari kawalan Densus. Setelah ditangkap dengan cara kasar, biasanya terduga langsung diborgol, dilakban mukanya. Bahkan, kaki dan tangan terduga, 100% tidak mungkin dapat bergerak bebas, karena memborgol kaki dan tangan adalah standard baku mereka," ujar Mustofa melalui pernyataannya yang diterima Suara Islam Online, Ahad (13/3/2016). 
 
Jadi, kata dia, kalau sampai ada terduga lepas dari kawalan, apalagi berani melawan Densus seperti Siyono ini sebuah fenomena baru. "Boro-boro berkelahi. Terduga menggerakkan tangan saja, kemungkinan sudah ditembak mati karena dianggap melawan," ungkapnya. 
 
Jelas ini adalah kejahatan extra ordinary crime. Kejahatan tingkat tinggi, yang resiko dari kejahatannya dapat membunuh banyak orang, jelas Mustofa yang juga pengurus Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah ini. 
 
"Maka dari itu, kebiasaan Densus, adalah bermain keras dan ganas —jika tidak mau saya sebut kejam. Densus sering memberlakukan diskresi. Korban dari pengadilan di luar Gedung Pengadilan juga sudah banyak," ungkapnya.
 
Atas kejahatan Densus tersebut, ia juga mendesak agar dilakukan pengusutan serius terhadap operasi Densus ini. "Jika perlu, dilakukan audit total terhadap satuan khusus anti terorisme ini," tandas Mustofa.
 
Sumber : suara-islam.com
Nama

112,58,212,104,313,48,55,24,Abdul Somad,12,Advertorial,4,Ahok,289,Aliran Sesat,5,Aneh,2,Anis Sandi,30,Aqidah,6,Artikel,1,Banjir,2,Banten,123,Bela Islam,21,Berita,1107,Bisnis,15,Buruh,2,Cerita Lucu,2,Cerpen,1,Coretan,1,Dakwah,6,Diksis,10,Ekbis,29,Ekonomi,32,Fatwa,2,FPI,294,Gemilang,5,Gempa Aceh,3,GMBI,5,GNPF,58,Gunung Kaler,3,Hamas,1,Hikmah,13,HTI,8,Hukrim,193,Hukum,125,Inspirasi,24,Internasional,151,Islam,248,Jabdeotabek,8,Jejak Islam,7,Jokowi,23,Kab Tangerang,181,Kemiri,50,Kesehatan,16,Kisah,2,Korupsi,2,Kota Tangerang,8,Kriminal,27,Kronjo,3,Lgbt,10,Mega Wati,24,Mekar Baru,1,More,1,Muallap,15,Muhammadiyah,16,MUI,87,Mujahidin,2,Murtad,3,Muslim,33,Nasional,715,NU,57,Opini,63,Ototek,9,Palestina,23,Partner,13,Pendidikan,22,Peristiwa,76,Pilkada,21,PKI,17,Pojok,17,Politik,224,Potret,3,Ragam,148,Rajeg,1,Reklamasi,1,Rohingya,9,SBY,3,Seleb,17,Sport,8,Suriah,3,Syiah,9,Tangerang Raya,171,Tangsel,9,Tekno,16,Terkini,2,Teror,2,TKA China,10,Tokoh Kita,2,Unik,13,Utama,920,Wisata,6,
ltr
item
Daily Tangerang: Pengamat : Kasus Kematian Siyoso oleh Densus 88 adalah Kejahatan Tingkat Tinggi
Pengamat : Kasus Kematian Siyoso oleh Densus 88 adalah Kejahatan Tingkat Tinggi
https://2.bp.blogspot.com/-uNjuLgItMls/VuWwyJkQz0I/AAAAAAAAAo4/Xu9RLLUapkQ6UmYcm4cj2rllQZ83yKs_A/s640/musthofa%2Bnahrawardaya-icaf.JPG
https://2.bp.blogspot.com/-uNjuLgItMls/VuWwyJkQz0I/AAAAAAAAAo4/Xu9RLLUapkQ6UmYcm4cj2rllQZ83yKs_A/s72-c/musthofa%2Bnahrawardaya-icaf.JPG
Daily Tangerang
http://www.dailytangerang.com/2016/03/pengamat-kasus-kematian-siyoso-oleh.html
http://www.dailytangerang.com/
http://www.dailytangerang.com/
http://www.dailytangerang.com/2016/03/pengamat-kasus-kematian-siyoso-oleh.html
true
8414286375334867973
UTF-8
Muat Semua Berita Berita tidak ada Lihat Semua Selengkapnya Reply Cancel reply Hapus By Home PAGES POSTS Lihat Semua Berita Terkait Kategori Arsip Cari Semua Berita Berita yang kamu cari tidak ada yang cocok Kembali Ke Beranda Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy