$type=ticker$clm=0$cm=0$au=0$snippet=hide$cate=0$date=0$rm=0$

$type=grid$clm=0$cm=0$au=0$snippet=hide$cate=0$date=0$rm=0$count=5$hide=phone$show=home

$type=slider$clm=0$cm=0$au=0$snippet=hide$cate=0$date=0$rm=0$count=5$show=/label/Pojok

$type=slider$clm=0$cm=0$au=0$snippet=hide$cate=0$date=0$rm=0$count=5$show=/label/Advertorial

$type=slider$clm=0$cm=0$au=0$snippet=hide$cate=0$date=0$rm=0$count=5$show=/label/Ragam

$type=slider$clm=0$cm=0$au=0$snippet=hide$cate=0$date=0$rm=0$count=5$show=/label/Potret

$type=slider$clm=0$cm=0$au=0$snippet=hide$cate=0$date=0$rm=0$count=5$show=/label/Islam

$type=slider$clm=0$cm=0$au=0$snippet=hide$cate=0$date=0$rm=0$count=5$show=/label/Internasional

$type=slider$clm=0$cm=0$au=0$snippet=hide$cate=0$date=0$rm=0$count=5$show=/label/Banten

$type=slider$clm=0$cm=0$au=0$snippet=hide$cate=0$date=0$rm=0$count=5$show=/label/Tangerang%20Raya

$type=slider$clm=0$cm=0$au=0$snippet=hide$cate=0$date=0$rm=0$count=5$show=/label/Berita

$type=slider$clm=0$cm=0$au=0$snippet=hide$cate=0$date=0$rm=0$count=5$show=phone-home

$type=slider$clm=0$cm=0$au=0$snippet=hide$cate=0$date=0$rm=0$count=5$show=/label/Nasional

Aneh! Pendemo di Gedung PBNU Ngaku Santri, Ditanya Pesantren Tidak Tahu, Ternyata ...

DAILY TANGERANG - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU), Isfah Abidal Azis, menduga puluhan oknum war...

DAILY TANGERANG - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU), Isfah Abidal Azis, menduga puluhan oknum warga yang melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor PBNU merupakan massa bayaran.

Massa yang mengatasnamakan dirinya sebagai Aliansi Santri Indonesia itu disebut tidak memahami prinsip mengenai kesantrian.

Pasalnya, saat ditanyakan mengenai asal muasal pesantren tempat mereka bernaung, sejumlah massa tidak bisa menjawabnya.

“Rekan-rekan yang datang mengatas namakan Aliansi Santri Indonesia. Sebelum kami tampung aspirasinya, kami tanya dulu, pastikan ke mereka. Kami tanyakan dari pesantren mana? Gak bisa jawab,” ucap Isfah di Kantor PBNU, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (8/2/2017).

Karena itu ia menduga bahwa oknum-oknum tersebut merupakan massa bayaran.

Dugaannya semakin menguat ketika pihak kepolisian dan PBNU menanyakan hal yang lebih mendalam mengenai prinsip-prinsip kesantrian.

“Saya kira seperti itu (massa bayaran). Saya rasa mereka bukan santri dan tidak pernah di pesantren. Karena tidak bisa menyebutkan mereka dari pesantren mana, kami tanyakan beberapa prinsip terkait santri tidak bisa menjawab, akhirnya kami simpulkan mereka bukan santri. Yang putri juga begitu. Berkerudung, waktu kita tanya hal-hal yang sifarnya mendasar, mereka gak bisa jawab,” ujarnya.

Pihaknya merasa tercederai karena menilai massa aksi datang dengan maksud dan tujuan yang tidak santun.

Isfah mengatakan bahwa PBNU selalu terbuka apabila ada sejumlah orang yang ingin menyampaikan aspirasi.

“Artinya melukai perasaan kami sebagai santri di NU, akhirnya kami gak bisa ngebiarin itu terjadi. Bagi kami, bagi NU, kami harus mempertahankan marwah dan hakikat NU. Kami simpulkan mereka massa bayaran,” tegasnya.

Di sisi lain, Wakapolres Metro Jakarta Pusat, AKBP Asep Guntur menyatakan aksi hanya berlangsung selama 2 menit.

Mereka hanya melalukan orasi sambil membentangkan spanduk berisi aspirasi.

Sebelum membubarkan diri, pihak kepolisian mengamankan sebanyak 5 orang untuk dimintai keterangannya terkait asal muasal mereka.

“Ada 5 orang yang kami bawa ke Mapolres. Kami hanya minta keterangannya saja terkait asal muasal serta maksud dan tujuan mereka saat melakukan aksi di depan PBNU,” kata Asep. [GR]
Nama

112,58,212,104,313,48,55,24,Abdul Somad,12,Advertorial,4,Ahok,289,Aliran Sesat,5,Aneh,2,Anis Sandi,30,Aqidah,6,Artikel,1,Banjir,2,Banten,123,Bela Islam,21,Berita,1107,Bisnis,15,Buruh,2,Cerita Lucu,2,Cerpen,1,Coretan,1,Dakwah,6,Diksis,10,Ekbis,29,Ekonomi,32,Fatwa,2,FPI,294,Gemilang,5,Gempa Aceh,3,GMBI,5,GNPF,58,Gunung Kaler,3,Hamas,1,Hikmah,13,HTI,8,Hukrim,193,Hukum,125,Inspirasi,24,Internasional,151,Islam,248,Jabdeotabek,8,Jejak Islam,7,Jokowi,23,Kab Tangerang,181,Kemiri,50,Kesehatan,16,Kisah,2,Korupsi,2,Kota Tangerang,8,Kriminal,27,Kronjo,3,Lgbt,10,Mega Wati,24,Mekar Baru,1,More,1,Muallap,15,Muhammadiyah,16,MUI,87,Mujahidin,2,Murtad,3,Muslim,33,Nasional,715,NU,57,Opini,63,Ototek,9,Palestina,23,Partner,13,Pendidikan,22,Peristiwa,76,Pilkada,21,PKI,17,Pojok,17,Politik,224,Potret,3,Ragam,148,Rajeg,1,Reklamasi,1,Rohingya,9,SBY,3,Seleb,17,Sport,8,Suriah,3,Syiah,9,Tangerang Raya,171,Tangsel,9,Tekno,16,Terkini,2,Teror,2,TKA China,10,Tokoh Kita,2,Unik,13,Utama,920,Wisata,6,
ltr
item
Daily Tangerang: Aneh! Pendemo di Gedung PBNU Ngaku Santri, Ditanya Pesantren Tidak Tahu, Ternyata ...
Aneh! Pendemo di Gedung PBNU Ngaku Santri, Ditanya Pesantren Tidak Tahu, Ternyata ...
https://3.bp.blogspot.com/-e8iI45AMo8E/WJtYSQ2XBFI/AAAAAAAACtM/qH5O4PUF3vgiZb2dkyZx4emgMjTBWinEACLcB/s640/16427356_10209965643635808_7178841610519387381_n.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-e8iI45AMo8E/WJtYSQ2XBFI/AAAAAAAACtM/qH5O4PUF3vgiZb2dkyZx4emgMjTBWinEACLcB/s72-c/16427356_10209965643635808_7178841610519387381_n.jpg
Daily Tangerang
http://www.dailytangerang.com/2017/02/aneh-pendemo-di-gedung-pbnu-ngaku.html
http://www.dailytangerang.com/
http://www.dailytangerang.com/
http://www.dailytangerang.com/2017/02/aneh-pendemo-di-gedung-pbnu-ngaku.html
true
8414286375334867973
UTF-8
Muat Semua Berita Berita tidak ada Lihat Semua Selengkapnya Reply Cancel reply Hapus By Home PAGES POSTS Lihat Semua Berita Terkait Kategori Arsip Cari Semua Berita Berita yang kamu cari tidak ada yang cocok Kembali Ke Beranda Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy